Lihat berita dan auto tips yang lain

Cara kerja auto brake hold pada mobil

Auto brake hold Semakin berkembangnya teknologi, pengaplikasian berbagai macam fitur pada kendaraan telah dilakukan oleh pabrikan kendaraan. Tidak hanya berlomba-lomba dalam menciptakan fitur keselamatan dan keamanan dalam berkendara, tetapi juga melakukan inovasi untuk merancang fitur yang dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam berkendara.

Salah satu contohnya adalah fitur Brake Hold, mungkin fitur ini hanya ada pada beberapa jenis atau merk kendaraan tertentu saja, seperti HRV dan Civic Turbo. Tetapi apakah anda tau fungsi dan pengoperasian fitur Brake Hold ini?

Mungkin masih ada sebagian besar pengguna kendaraan yang belum tau fitur ini bahkan pemilik kendaraan yang dilengkapi dengan fitur brake hold ini masih belum paham bagaimana cara mengoperasikannya. Pada pembahasan kali ini akan dijelaskan fungsi dan bagaimana sih cara mengoperasikan fitur brake hold pada kendaraan.

Brake hold adalah salah satu fitur yang berfungsi untuk menahan rem secara otomatis ketika kendaraan dihentikan, tanpa kaki harus menginjak rem secara terus menerus. Biasanya fitur ini diaktifkan ketika kendaraan melaju di kondisi macet baik di jalan tanjakan ataupun turunan.



populer servis untuk mobil populer servis untuk mobil populer servis untuk motor populer servis untuk motor


Selain itu fitur ini juga bisa dimanfaatkan pada kondisi macet di daerah perkotaan ataupun ketika kendaraan berhenti di lampu merah. Pengemudi tidak perlu menginjak pedal rem secara terus menerus, apabila sistem brake hold sudah aktif maka pengemudi dapat melepaskan pijakan dari pedal rem tanpa kawatir mobil bergerak kedepan dan kebelakang dengan sendirinya.

Hal ini akan meringankan kerja kaki pengemudi sehingga pengemudi akan merasa rileks dan santai. Sistem ini akan otomatis dibatalkan ketika pengemudi menekan pedal gas.



Baca juga: Cara kerja sistem tiptronic pada transmisi otomatis



Berikut ini adalah langkah-langkah pengoperasian sistem brake hold pada kendaraan.

1. Pastikan bahwa sabuk pengaman pengemudi terpasang dan mesin kendaraan anda menyala. Fitur brake hold tidak akan aktif apabila sistem mendeteksi bahwa sabuk pengaman pengemudi tidak terpasang.

2. Tekan tombol brake hold hingga lampu indikator berwarna hijau bertuliskan Brake hold menyala. Ini menandakan bahwa sistem brake hold sudah siap digunakan. Mengaktifkan atau menekan tombol brake hold dapat dilakukan ketika kendaraan berhenti ataupun jalan.

3. Apabila pedal rem sudah ditekan dan kendaraan anda berhenti sempurna maka indikator brake hold (huruf “A”) akan menyala. Indikator huruf “A” ini berada tepat dibawah indikator brake hold yang sudah menyala sebelumnya.

4. Setelah lampu indikator huruf “A” menyala, anda bisa melepas pijakan kaki dari pedal rem. Sistem akan menahan rem secara otomatis selama 10 menit atau sampai pedal gas diinjak (saat tuas persneling bukan di posisi P atau N).

Sistem brake hold akan secara otomatis membatalkan kerjanya apabila mesin dimatikan, pengendara menekan pedal rem dan perseneling dipindahkan ke posisi P atau N, sabuk pengaman pengemudi tidak terpasang dan pengereman dengan brake hold sudah lebih dari 10 menit.

Penggunaan fitur brake hold ini hanya disarankan digunakan ketika kondisi tertentu saja (macet diperjalanan, jalan turunan maupun tanjakan). Sistem ini tidak dianjurkan digunakan ketika anda memarkirkan kendaraan atau meninggalkan kendaraan terlalu lama. Apabila anda akan parkir atau meninggalkan kendaraan, alangkah baiknya gunakan rem parkir saja.



Lihat berita dan auto tips yang lain